Jumat, 05 Juli 2024
Wilayah berpotensi terjadi #Longsor 05/07/2024 s/d 07.00 WIB 06/07/2024
Wilayah yang berpotensi terjadi #Longsor 05/07/2024 s/d 07.00 WIB 06/07/2024 berdasarkan data satelit cuaca NASA tanggal 05/07/2024
Senin, 01 Juli 2024
Cara Mengirimkan Gambar Dengan Radio Komunikasi HT
- 2 buah Radio Komunikasi HT.
- Ponsel Android (hanya dibutuhkan untuk menjalankan program encode dan decode tanpa akses jaringan internet.
Adakah Cara Mendapatkan Citra Satelit Cuaca Tanpa Sambungan Internet??
Jumat, 28 Juni 2024
Gempa Dahsyat Bermagnitudo 7.2 Menguncang Peru
#Gempa mematikan dengan kekuatan magnitudo 7.2 mengguncang #Peru pada hari ini Jum'at 28 Juni 2014 pukul 05:36 UTC atau pukul 12:36 WIB. Guncangan gempa sangat kuat ini diperkirakan banyak bangunan memgalami kerusakan.
Kamis, 27 Juni 2024
Dengan Banyaknya Komunitas Relawan di Indonesia Apakah Sudah Efektif??
Jawaban dari pertanyaan tersebut ternyata akan sangat mengejutkan, ternyata banyaknya komunitas relawan tidak menjamin PRB ( Pengurangan Resiko Bencana ) bisa efektif..nah timbul pertanyaan lanjutan, kenapa bisa demikian..??
PRB belum efektif dilihat dari beberapa variabel, yakni peran relawan di Pra Kebencaan, saat terjadi kebencanaan dan Pasca Bencana. Rerata komunitas di Indonesia ada di saat Bencana dan mulai berkurang aktifitasnya ketika menginjak fase Pasca Bencana.
Yang hampir belum tersentuh adalah kehadiran Relawan Komunitas Bencana yang turut hadir di aktifitas Pra Bencana, ini artinya peran komunitas di Fase Mitigasi, Kontijensi. Jumlah Komunitas Relawan Kebencanaan yang ada di seluruh Indonesia dan sudah beraktifitas di Pra Bencana masih kurang dari 5%.
Karena selama ini ketika terjadi bencana rerata banyak komunitas berbondong bondong dari berbagai pelosok negeri menuju satu titik bencana. Euforia ini sudah selayaknya diubah.. menjadi Euforia Komunitas Relawan Kebencanaan yang mulai menggarap aktifitas di Pra Bencana.
Pola pikir yang perlu diubah ini tidak hanya bisa diubah oleh masyarakat maupun komunitas relawan, tapi perlu dukungan dan regulasi dari Pemerintah. Bahkan yang menjadikan kita berfikir ulang karena kebanyakan Institusi Pemerintah-pun masih banyak berkutat di aktifitas pada saat bencana saja. Masih sangat sedikit yang mulai beraktifitas PRB di fase Pra Bencana.
Rabu, 26 Juni 2024
Persiapan Yang Harus Dilakukan Sebelum Berpetualang
Selasa, 25 Juni 2024
Masyarakat Awam Kadang Bingung Membedakan BNPB dan Basarnas, Nah Sebenarnya apa sih bedanya??
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) adalah dua lembaga pemerintah yang sama-sama menangani bencana di Indonesia. Meskipun memiliki tujuan yang sama, terdapat perbedaan mendasar dalam tugas dan lingkup kewenangan mereka:
BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA:
- Tugas:
- Mengkoordinasikan perencanaan, pelaksanaan kegiatan penanganan bencana, kedaruratan secara terpadu.
- Melaksanakan penanganan bencana dan kedaruratan mulai dari sebelum, pada saat, dan setelah terjadi bencana yang meliputi pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan darurat, dan pemulihan.
- Merumuskan dan menetapkan kebijakan penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi.
- Lingkup Kewenangan:
- Menangani semua jenis bencana, baik bencana alam, bencana buatan manusia, maupun bencana sosial.
- Bekerja di semua fase penanggulangan bencana, dari pra-bencana, saat bencana, hingga pasca-bencana.
- Melibatkan berbagai pihak dalam penanggulangan bencana, seperti kementerian/lembaga, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta.
BADAN SAR NASIONAL / BADAN PENCARIAN DAN PENYELAMATAN NASIONAL:
- Tugas:
- Melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan, musibah, dan/atau bencana.
- Melakukan kegiatan kemanusiaan dalam rangka mendukung tugas pokok.
- Membina potensi SAR dan meningkatkan kesiapsiagaan SAR.
- Lingkup Kewenangan:
- Berfokus pada kegiatan pencarian dan pertolongan korban bencana, baik di darat, laut, maupun udara.
- Bekerja pada saat terjadinya bencana dan fokus pada penyelamatan jiwa manusia.
- Berkoordinasi dengan BNPB dan pihak terkait lainnya dalam upaya penanggulangan bencana.
Jadi Kesimpulannya adalah
- BNPB: Bertanggung jawab atas keseluruhan proses penanggulangan bencana, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan darurat, hingga pemulihan.
- Basarnas: Berfokus pada kegiatan pencarian dan pertolongan korban bencana.
Analogi:
- BNPB: Seperti komandan perang yang mengatur strategi dan taktik untuk menghadapi bencana.
- Basarnas: Seperti pasukan khusus yang diterjunkan ke garis depan untuk menyelamatkan korban bencana.
Meskipun memiliki perbedaan tugas dan kewenangan, BNPB dan Basarnas saling bekerja sama dalam upaya penanggulangan bencana di Indonesia. Dua Badan ini berserta Relawan dan Masyarakat selalu hadir dalam hal kebencanaan baik di Wilayah Indonesia Maupun Pengiriman Tenaga Bantuan bagi operasi - operasi di negara lain ketika ada permohonan bantuan.
Semoga penjelasan yang kami paparkan ini dapat membantu kalian memahami dua Badan Nasional ini....












